Pages Navigation Menu

TNKS MINTA MASYARAKAT WASPADAI BENCANA BANJIR : 16 Titik Pembalakan Liar Terpantau

TNKS MINTA MASYARAKAT WASPADAI BENCANA BANJIR : 16 Titik Pembalakan Liar Terpantau

Balai Besar Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) pantau kawasan yang rawan pembalakan di Pesisir Selatan. Selain pemantauan, warga yang bermukim di Daerah Aliran Sungai (DAS) juga diimbau hati-hati bila musim penghujan.

Setidaknya terdapat delapan sungai besar di Pesisir Selatan rawan banjir, dengan 16 titik pembalakan dihulu.

Kepala Balai Besar TNKS Wilayah III Pesisir Selatan Kamaruzzaman Selasa (5/3) menyebutkan, sejumlah titik termasuk hulu sungai di daerah ini dipantau TNKS melalui petugas, kader dan masyarakat yang peduli keselamatan hutan.”TNKS pantau aktifitas masyarakat di Hulu Bayang Amping Parak, Surantih dan Lengayang, ketiganya dalam kondisi hutannya kurang bagus,” katanya.

Disebutkannya, berdasarkan data TNKS banyak titik titik yang rawan pembalakan di hulu. “Lokasi yang rawan dirambah tersebut adalah Sungai Gambir, Muaro Sako di Muaro Sako Kecamatan Basa IV Balai Tapan, perambah bisa datang dari Muaro Sako, Sungai Gambir dan Tapan. Selanjutnya, di Air Tuik, Nagari Koto Mudiak, Kecamatan Batang Kapas. Calon perambah bisa berasal dari Tuik dan Batang Kapas,” kata Kamaruzzaman.

Selanjutnya ancaman pembalakan juga dikhawatirkan terjadi di Koto Pulai, Nagari Kambang Timur dan Pasir Lawas, Nagari Kambang Utara, keduanya berada di kecamatan Lengayang. Di Kecamatan Sutera, kerawanan pembalakan di nagari Amping Parak Timur dan Surantiah. Titik rawan adalah Koto Tinggi, Batu Bala dan Langgai.

“Lokasi yang rawan selanjutnya adalah Punggasan, Air Basung, Air Talang dan Air Bening. Sementara di Pancuang Soal kerawanan terjadi di Eks DMT Tunggul Betung,” kata dia.

Di IV Jurai menurut Kamaruzzaman, tempat yang rawan perambahan adalah di Sari Bulan Nagari Salido dan di Hulu Batang Painan. Sementara di Bayang Utara, rawan terjadi di Bukit Cakua, Limau Gadang. Luas wilayah TNKS adalah 260.968 hektar, jika tidak tertangani dengan segera, maka perambahan di enam belas titik akan membahayakan TNKS kedepannya.

Sejumlah Sungai Rawan Meluap

Sementara itu, Kepala BPBD Pessel Doni Gusrizal Kepala BPBD Pessel menyebutkan, sungai di Pesisir Selatan rata rata rawan meluap dan mengakibatkan banjir.

Sungai yang rawan menimbulkan banjir tersebut adalah Batang Tarusan, Batang Bayang, Batang Jelamu, Batang Surantiah, Batang Amping Parak, Batang Lengayang, Batang Air Haji dan Batang Tapan.

“Sungai sungai besar tersebut, setiap tahun selalu menimbulkan bencana banjir. Namun biasanya banjir besar terjadi bila Btang Tarusan dan Batang Bayang meluap. Diselatan Batang Lengayang dan Batang Tapan yang selalu menimbulkan banjir,” katanya.

“Beberpa waktu lagi akan masuk musim hujan, untuk itu diingatkan kepada masyarakat yang berdiam di sekitar DAS berhati hati. Sejumlah sungai besar di Pesisir Selatan terindikasi rawan meluap dan mengakibatkan banjir,” katanya.

Sumber : http://www.harianhaluan.com  (Rabu, 06 Maret 2013)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>