Pages Navigation Menu

Raja Hutan Yang Terus Diburu

Raja Hutan Yang Terus Diburu

Solok Selatan, 12 September 2013

Institutions Con­cervations Society (ICS), sa­lah satu Lembaga yang peduli ter­ha­dap penyelamatan kawasan hutan di kabupaten solok selatan – sumatera barat. Salah satu bentuk kepedulian yang ditunjukan ICS yaitu dengan berperan aktif dalam melakukan patroli di dalam dan sekitar kawasan TNKS. Patroli yang dilakukan melibatkan masyarakat lokal dan aparat pengamanan hutan atau yang disebut dengan patroli kolaboratif.

Kegiatan patroli kolaboratif bulan Agustus 2013 dilaksanakan di kawasan hutan TNKS ( Taman Nasional Kecinci Seblat ). Patroli dimulai dari Kaki Danau Bontak dan Bukit Ayam di Nagari Lubuk Gadang sampai ke sekitar kawasan Perkebunan Teh PT. Mitra Kerinci, Nagari Lubuk Gadang Selatan Kabupaten Solok Selatan, Propinsi Sumatera Barat. Kawasan hutan konservasi tersebut terdiri dari hutan sekunder dan hutan Primer pada ketinggian 982 – 1284 mdpl.

Ada beberapa temuan yang temui selama patroli dilakukan, antara lain jejak satwa, perburuan satwa liar, dan areal bekas perambahan. Beberapa jenis jejak satwa langka yang ditemui saat patroli antara lain jejak rusa, kijang, Harimau Sumatera, landak dan siamang . Hal ini mengindikasikan bahwa kawasan hutan di Kaki Danau Bontak dan Bukit Ayam merupakan salah satu habitat satwa langka yang perlu dijaga keberadaannya. Sayangnya masih ditemukan praktik-praktik perburuan satwa liar, seperti Jerat Rusa ,jerat Kijang dan jerat burung. Hasil temuan dari tim ini antara lain 8 (delapan) jerat rusa/kijang yang masih aktif dan 3 jerat Burung yang masih aktif serta jerat Harimau.

Selain itu di temukan juga areal bekas perambahan ( kebun Kopi lama ) di sekitar TNKS dekat areal Perkebunan Teh Mitra Kerinci. Terdapat ± 15 Ha areal bekas perambahan yang sudah di buka sekitar 5 – 10 tahun yang lalu. Menurut Salpa yanri ( Direktur ICS) perambahan ini diduga dilakukan oleh karyawan PT. Mitra Kerinci dan masyarakat lokal.( Br)

sumber : http://napaktilasnews.com/judulnya-raja-hutan-yang-terus-diburu/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>