Pages Navigation Menu

KPH Mukomuko Serta Genesis Bengkulu Tandatangani Nota Kesepahaman Hutan Kemitraan.

KPH Mukomuko Serta Genesis Bengkulu Tandatangani Nota Kesepahaman Hutan Kemitraan.

Mukomuko. 29 Oktober 2015.

 Kesatuan Pengelolahan Hutan (KPH) kabupaten Mukomuko bersama yayasan Genesis Bengkulu menandatangani Nota kesepahaman (MOU) tentang pembentukan hutan kemitraan yang berada di kawasan hutan produksi kabupaten Mukomuko, hari ini Senin (29/10/2015).

Yayasan Bengkulu sebagai fasilitator antara masyarakat dan KPH pada tahap awal ini mengajukan dua desa dari dua kecamatan yaitu desa Lubuk Silandak, kecamatan Teramang Jaya dan desa Bukit Makmur, kecamatan Penarik yang akan bermitra bersama KPH untuk melakukan pengelolahan kawasan hutan produksi.

“Untuk sekarang kita pilih dua desa saja dulu, dan jika berhasil kemungkinan terbesar akan ada penambahan desa. Khususnya desa-desa yang berbatasan langsung dengan kawasan penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat” ujar Supin Yohar, Koordinator yayasan Genesis Bengkulu.

Dia juga menambahkan kalau saat ini sudah terbentuk 6 kelompok petani dari desa Bukit Makmur, dan tinggal menunggu 4 kelompok petani lagi yang sedang dibentuk di desa Lubuk Silandak.

“Masing-masing kelompok terdiri dari 25 petani (KK), kalau kita bentuk 10 kelompok di dua desa tersebut berarti ada 250 petani yang akan mengelolah kawasan hutan. Sesuai dengan PerMenHut No 39 tahun 2013, masing-masing keluarga mendapatkan maksimal 2 hektar areal kemitraan hutan, dengan kata lain akan ada 500 hektar areal kemitraan nantinya” kata Supin.

Jasmin Sinaga, S.Sos, ketua KPH menyatakan bahwa pengelolahan hutan berbasis masyarakat dengan pola kemitraan ini merupakan solusi yang tepat dalam menjaga fungsi hutan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Dia juga mengatakan bahwa model ini juga dapat membantu masyarakat yang membuka kawasan hutan secara ilegal menjadi legal.

“Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman dan kerjasama hutan kemitraan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa KPH bukan hanya bekerja menangkap masyarakat yang masuk dalam kawasan hutan produksi saja, tetapi kehadiran kami juga dapat menjadi mitra masyarakat dan membantu mereka untuk dapat mengelola kawasan hutan produksi sesuai dengan aturan-aturan yang ada” pungkas Jasmin.

Setelah kelompok-kelompok petani ini rampung yayasan Genesis Bengkulu akan memfasilitasi peningkatan kapasitas kelompok dengan pelatihan pemetaan. Setelah itu masyarakat bersama-sama dengan yayasan Genesis, serta personil KPH akan melakukan pemetaan langsung dan membuat peta areal kemitraan yang merupakan salah satu persyaratan yang akan di verivikasi nantinya.

Sumber :

http://www.cumakita.com/infokita/kph-mukomuko-serta-genesis-bengkulu-tandatangani-nota-kesepahaman-hutan-kemitraan/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>