Pages Navigation Menu

ICS :  Lakukan Pelatihan Monitoring Hutan Berbasis Masyarakat

ICS :  Lakukan Pelatihan Monitoring Hutan Berbasis Masyarakat

Solok Selatan, 12  April 2016.

Tim ICS (Institution Concervation Society)

Bahwa  upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya  merupakan tanggung jawab  dan kewajiban bersama  antara pemerintah, swasta  dan masyarakat. Hal ini terkait  kawasan konservasi mempunyai fungsi perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman hayati jenis tumbuhan dan satwa, serta pemanfaatan secara lestari sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya, sekaligus mempunyai fungsi hidrologis bagi kawasan disekitarnya.

Kegiatan Penyelamatan Ekosistem Bentang Alam Taman Nasional Kerinci Seblat Berbasis Masyarakat dengan tujuan Memelihara integritas bentang alam dan keragaman hayati, meningkatkan pranaktif masyarakat setempat dalam menjaga dan memulihkan fungsi koridor dan pengendalian pemanfaatan sumberdaya hayati secara berkelanjutan.

Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh ICS (Institution Concervation Society)  dalam perlindungan hutan adalah, Monitoring Kawasan hutan berbasis masyarakat. Bersama masyarakat melakukan pengamatan pendataan dan melakukan upaya mitigasi konflik satwa. Kegiatan ini telah dilakukan oleh ICS (Institution Concervation Society)   bersama Konsorsium Akar Networ dengan dukungan program TFCA (Tropical Forest Conservation Action) Sumatera sejak pertengahan tahun 2012. Dan pada tahun 2016 ini dikakukan kegiatan program lanjutan periode kedua.

 Salfayandri Direktur ICS, mengatakan “kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk  meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat yang terlibat dalam program ini maka dilakukan pelatihan untuk masyarakat.   Dari kegiatan ini diharapkan Adanya peningkatan pemahaman tim monitoring dan patroli hutan nagari, hutan lindung, serta Taman Nasional Kerinci Seblat dalam pengoperasian alat-alat navigasi, peta dan GIS (Geographic information system)”.

“Pelatihan ini dilakukan dua hari, pada  11-12  April 2016, saat pembukaan pelatihan dihadiri oleh  Bapak David SH, M.Hum kepala seksi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Wilayah IV Sangir.

Peserta pelatihan dikuti oleh total peserta 18 orang terdiri dari perwakilan Tim patroli hutan Nagari Ranah Pantai Cermin, Nagari Padang Limau Sundai, Tim Patroli Hutan Konservasi PT.TKA, Sekber KPA Solok Selatan dan Tim Patroli ICS”,  Kata Yandri.

Berberapa materi yang di peroleh peserta antaralain : Materi Navigasi dan pemetaan.

Pengenalan dan Penggunaan  alat – alat Navigasi seperti Kompas, GPS (Global Positioning System), Peta. Serta dilakukan Praktek lapangan untuk pendalaman materi.

Hari kedua, pendalaman pembuatan peta. Penyampaian Materi GIS (Geographic information system) dengan narasumber  Syahrul Fitra  dari BKSDA Sumatera Barat (Sumbar). Peserta yang ikut pendalaman Software pemetaan diutamakan dari TIM ICS. Pelatihan ini merupakan pendalaman dalam pembuatan peta setelah patroli. Berberapa hal yang disampaikan antaralain   Penggunaan Menu Software, Penggunaan Menu Software, Geodata Base, Input Data GPS, Gioreferencing, Transformasi Koordinat.  Dilanjutkan dengan pengenalan  Digitasi dan Editing, Lay Out Peta, Hasil Peta.

Salfayandri menegaskan, pelatihan monitoring hutan untuk masyarakat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan kelompok masyarakat yang berpartisifasi dalam melakukan perlindungan dan pemantauan kerusakan hutan.

 

………..

Tim Kampanye Media Akar network.

Jalan Muradi Lorong Sepakat.  RT. I. No. 23. Koto Renah.

Kota Sungai Penuh.  Kerinci.  Propinsi Jambi.

Telp/Fax : 0748 71158. Email : akarnetwork@gmail.com

Web: http://akarnetwork.or.id/

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>